Wednesday, 26 August 2015

Cerpen - Secangkir Teh Misterius

Namanya Kavka. Dia memiliki 4 orang sahabat dekat.Teman-temannya mengira dia bisa melihat hantu,padahal tidak. Kavka hanya ingin menakuti-nakuti teman-temannya itu.Tak kadang juga waitress sering ditakut-takuti olehnya. Seperti sekarang ini,

"Saya pesan 2 teh hangat ya mba" ucap kavka kepada
 waitress itu. Sekarang mereka sedang hang out di kafe dekat sekolah. Mereka memang sering menghabiskan waktu mereka di kafe ini.

"Lo mau minum 2 cangkir teh kav?" tanya Alif,salah satu sahabat Kavka

"Gak kok. Satu lagi buat
 dia.soalnya dia mau teh juga" ujar kavka kepada semua sahabatnya itu.Sontak mereka bergidik ngeri karena hawa horror yang diciptakan kavka.

"Oke lupakan ucapan kavka tadi.Sekarang kita mending ngobrol" Darren berusaha mencairkan suasana di antara mereka tetapi tidak berhasil karena teman-teman Kavka sudah takut duluan . Melihat itu Kavka tersenyum miring . Kepuasan tersendiri dalam dirinya karena telah berhasil membuat teman-temannya ketakutan.

Kavka sudah berkali-kali menakuti teman-temannya,entah itu di kantin maupun di kafe.

Hari ini kavka merasa bosan di rumah.Akhirnya Kavka menghubungi teman-temannya agar berkumpul di kafe tetapi teman-temannya tidak ada yang mau dan memberikan banyak alasan untuk menolaknya pergi ke kafe.Alhasil Kavka pergi ke kafe sendirian.

"1 Cangkir teh hangat ya mba" Ujarnya kepada
 waitress itu.
"Gak 2 aja kak?" tanya waitress itu bingung karena Kavka sering memesan 2 cangkir teh.
"Tidak satu saja" lalu waitress itu menninggalkan Kavka yang sedang bermain handphonenya

Berikan aku 1 cangkir teh hangat Kavka

Tiba-tiba Kavka merasa ada yang membisikkannya tetapi ia hiraukan. Setelah itu waitress datang, tetapi dia membawa 2 cangkir teh hangat.Dan itu sukses membuat Kavka kebingungan.

"Kok 2 cangkir mba?saya kan pesannya satu" tanya Kavka bingung saat
 waitress itu meletakkan 2 cangkir teh hangat di meja pelanggan.
Pertanyaan Kavka tidak dijawab oleh waitress dan setelah itu waitress melengos pergi.

Kavka berusaha mengabaikan secangkir teh hangat itu.Setelah itu ia menghabiskan pesanannya dan hendak ke kasir untuk membayar pesanan tetapi sebelum ia pergi,ia melihat secangkir teh hangat lainnya kosong tanpa sisa. Hal itu membuat Kavka merinding.

Setelah kejadian itu Kavka tidak ingin pergi ke kafe dekat sekolah lagi.Kavka pikir waitress itu hanya ingin balas dendam mengerjainya.Tetapi ketika Kavka pergi ke kafe lainnya.Kejadian itu terus berulang .

"Ini pesanan nya ya kak" ujar waitress itu lalu menaruh cangkir teh hangat di meja Kavka lalu di meja sampingnya.Kavka merasa sudah cukup muak melihat ini,tetapi sebelum dia ingin protes,sang waitress menaruh secangkir teh hangat di depan meja kavka dan di sampingnya juga.


4 cangkir teh hangat di satu meja ,tetapi hanya ada 1 orang.

No comments:

Post a Comment