Namanya Kavka. Dia memiliki 4 orang sahabat
dekat.Teman-temannya mengira dia bisa melihat hantu,padahal tidak. Kavka hanya
ingin menakuti-nakuti teman-temannya itu.Tak kadang juga waitress sering
ditakut-takuti olehnya. Seperti sekarang ini,
"Saya pesan 2 teh hangat ya mba" ucap kavka kepada waitress itu. Sekarang
mereka sedang hang out di kafe dekat
sekolah. Mereka memang sering menghabiskan waktu mereka di kafe ini.
"Lo mau minum 2 cangkir teh kav?" tanya Alif,salah satu sahabat Kavka
"Gak kok. Satu lagi buat dia.soalnya dia mau teh juga"
ujar kavka kepada semua sahabatnya itu.Sontak mereka bergidik ngeri karena hawa
horror yang diciptakan kavka.
"Oke lupakan ucapan kavka tadi.Sekarang kita mending ngobrol" Darren
berusaha mencairkan suasana di antara mereka tetapi tidak berhasil karena
teman-teman Kavka sudah takut duluan . Melihat itu Kavka tersenyum miring .
Kepuasan tersendiri dalam dirinya karena telah berhasil membuat teman-temannya
ketakutan.
Kavka sudah berkali-kali menakuti teman-temannya,entah itu di kantin maupun di
kafe.
Hari ini kavka merasa bosan di rumah.Akhirnya Kavka menghubungi teman-temannya
agar berkumpul di kafe tetapi teman-temannya tidak ada yang mau dan memberikan
banyak alasan untuk menolaknya pergi ke kafe.Alhasil Kavka pergi ke kafe
sendirian.
"1 Cangkir teh hangat ya mba" Ujarnya kepada waitress itu.
"Gak 2 aja
kak?" tanya waitress itu bingung karena
Kavka sering memesan 2 cangkir teh.
"Tidak satu
saja" lalu waitress itu menninggalkan
Kavka yang sedang bermain handphonenya
Berikan aku 1 cangkir teh hangat Kavka
Tiba-tiba Kavka merasa ada yang membisikkannya tetapi ia hiraukan.
Setelah itu waitress datang, tetapi dia membawa 2 cangkir teh hangat.Dan itu sukses
membuat Kavka kebingungan.
"Kok 2 cangkir mba?saya kan pesannya satu" tanya Kavka bingung saat waitress itu meletakkan 2
cangkir teh hangat di meja pelanggan.
Pertanyaan Kavka
tidak dijawab oleh waitress dan setelah itu waitress melengos pergi.
Kavka berusaha mengabaikan secangkir teh hangat itu.Setelah itu ia menghabiskan
pesanannya dan hendak ke kasir untuk membayar pesanan tetapi sebelum ia
pergi,ia melihat secangkir teh hangat lainnya kosong tanpa sisa. Hal itu
membuat Kavka merinding.
Setelah kejadian itu Kavka tidak ingin pergi ke kafe dekat sekolah lagi.Kavka
pikir waitress itu hanya ingin balas dendam mengerjainya.Tetapi ketika Kavka
pergi ke kafe lainnya.Kejadian itu terus berulang .
"Ini pesanan nya ya kak" ujar waitress itu lalu menaruh cangkir teh
hangat di meja Kavka lalu di meja sampingnya.Kavka merasa sudah cukup muak
melihat ini,tetapi sebelum dia ingin protes,sang waitress menaruh secangkir teh
hangat di depan meja kavka dan di sampingnya juga.
4 cangkir teh hangat di satu meja ,tetapi hanya ada 1 orang.